sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Senin, 30 Maret 2015

Menyiapkan Guru STKIP Al Hikmah Menatap Kehidupan Global



Menjadi guru adalah pilihan. Pilihan bagi seseorang yang mempunyai idealis dan komitmen dalam pembangunan SDM.  Banyak konsekuensi yang dituntut sebagai seorang guru, baik secara profesi sebagai mana profesi yang lain dan tanggungjawab pribadi. Sebagai guru yang professional ia harus memiliki pengakuan formal berupa ijazah keguruan dan penguasaan tentang bidang yang dipelajarinya. Sedangkan tanggungjawab pribadi berkaitan dengan bidang akhlak/komitmen.


Dalam sebuah buku yang berjudul “Leveraging Global Talent” karya Priyantono Rudito, Ph.D. menguraikan bagaimana Telkom membangun SDM-1.000 orang-berkompetensi dan komitmen level dunia. Upaya itu terbukti dengan kenaikan laba dari 150 trilyun menjadi 2 kali lipat lebih. Pembangunan SDM yang hanya setahun mampu menghasilkan 1.000 orang berkualitas global sungguh usaha yang keras dan cerdas menghadapi persaingan global.
Berikut contoh toolkit yang menjadi acuan penyiapan SDM masa depan(global):


 Pada intinya adalah bagaimana baik secara pribadi maupun institusi menyiapkan SDM berstandar global.

Pribadi

  • Memiliki kemauan belajar yang tinggi
  • Membangun pribadi berbudaya (=institusi)
  • Memiliki pemikiran terbuka(tetap beraqidah muslim kuat)
  • Meningkatkan kepemimpinan pribadi

Institusi

  • Memberi fasilitas peningkatan kompetensi
  • Memberi beasiswa sekolah lebih tinggi(=luar negeri)
  • Membangun roadmap jenjang karier
  • Memberi tugas/pengalaman luar negeri/kelas dunia
  • Membangun kerjasama tingkat dunia

Semoga dengan tumbuhnya STKIP Al Hikmah ke depan mampu membangun SDM-SDM yang bertalenta global dan beraqidah kuat dalam Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar