sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Rabu, 11 Maret 2015

Kusebut Nama-Mu



Beberapa hari yang lalu saya mendapat curhatan dari mahasiswa. Curhatan yang sebenarnya gampang-gampang susah. Jadi  gampangnya 2/3 dan susahnya 1/3. Akh masak? Koq bisa? Dibuat bisa saja. Habis mau bagaimana lagi sudah ditodong untuk mendengarkan curhatan dan membantu penyelesaikan juga. Kamu yang membuat masalah aku disuruh bertanggungjawab…? Itu kalau Dodit! Ya nggak? Berhubung saya bukan Dodit- juga tidak bisa stand up comedy-maka jawaban saya serius.


Kenapa saya ibadah koq endak bisa khusu’ Ustadz?”tanya mahasiswa.
Emang kamu mikir apa saja sampai tidak khusu’?balas saya tanya.
Ya…sebenarnya tidak mikir apa-apa tapi koq merasa tidak khusu’ begitu.”tegasnya,  terus bagaimana  cara menghadirkan Allah ustadz?”lanjutnya.

Ada lagu yang syairnya kurang lebih seperti ini:

Apakah ini namanya cinta begitu membingunkan
Aku ini sedang jatuh cinta kutanyakan mengapa
Hatiku resah, hatiku gundah
Semuanya jadi serba salah

Aku mau makan kuingat kamu
Aku sedang sedih juga kuingat kamu
Aku sedang bosan kuingat kamu
Oh cinta inikah benar ku jatuh... jatuh cinta

Semua tertawa lihat tingkahku yang jadi tak menentu
Ini salah, begitu pun salah kutanyakan mengapa
Hatiku resah, hatiku gundah
semuanya jadi serba salah

Aku mau makan kuingat kamu
Aku mau tidur juga kuingat kamu
Aku mau pergi kuingat kamu
Oh cinta mengapa semua serba kamu
Aku sedang bingung kuingat kamu
aku sedang sedih kuingat kamu
Aku sedang bosan kuingat kamu
Oh cinta inikah benar kujatuh.. jatuh cinta

Dari lirik lagu diatas bisa dirasakan betapa energi, frekunsi, dan motivasi termasuk konsentrasi sangat besar yang dikorbankan. Dalam materi NLP diantaranya disebutkan bahwa otak akan selalu merekam kuat sesuatu yang masuk secara berulang-ulang.

Sebagai contoh:
Gudang garam  
Apa yang teringat atau muncul pertama kali? Apa gudang yang banyak garamnya atau rokok?
Saya akan lebih yakin kalau yang banyak diingat ROKOK-nya. Ya kan? Jika tidak…mbujukkk. Wkwk
Yang lain… Cin-ta-ilah Produk-Produk In-done-sia ! hayoo ingat apa…? ??
+++
Lalu saya tanya…

Kamu menyebut nama Allah dalam sehari beberapa kali?
“Emm..ya..(kebingungan karna tak pernah dihitung kali) lalu terdiam.”jawabnya
Bagaimana Allah akan selalu hadir pada dirimu kalau jarang menyebut-Nya?komentar gaya menghakimi.
Berikutnya aji-aji pamungkas yang dikeluarkan… Diceramahi..!

Begini ya…
Rasulullah mengingatkan …
Beliau Bersabda : "Demi Allah, sesungguhnya aku beristighfar dan bertaubat kepada Allah lebih dari 70 kali dalam sehari." (H.R. Bukhari)

"Barangsiapa membiasakan diri untuk beristighfar, maka Allah akan memberikan jalan keluar baginya dari setiap kesulitan, diberikan kebahagiaan dari setiap kesusahan serta diberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya." (H.R. Ibnu Majah, Abu Daud)

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”QS.33.21

kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.”QS.26.227

Ini tambahan bab cinta
CINTA yang Lezaaat..!
Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ?anhu, dia berkata, " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya,

"Ada tiga hal, yang jika tiga hal itu ada pada seseorang, maka dia akan merasakan manisnya iman. (Yaitu); Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya; Mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah; Benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan darinya, sebagaimana bencinya jika dicampakkan ke dalam api." (Muttafaq ?alaih)

Gimana…?
“Ya Ustadz, ya ustadz!”jawabnya singkat
(batin saya dia sudah payah dengerin ceramah panjang saya)
Doakan saya bisa lebih baik Ustadz.”pintanya mengakhiri pembicaraan.
Gaya saya…
“Doaku selalu menyertaimu…!”doa semoga terus kupanjatkan kepada-Nya, amiiin…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar