sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Rabu, 04 Maret 2015

Mission Imposible



Mimpi haruslah kita semua miliki. Wong bermimpi tidak bayar aja koq ndak boleh!? Ya khan? Ya …khan? Betul! Kala itu YLPI Al Hikmah memutuskan untuk mendirikan perguruan tinggi. Sebagai bagian keberlanjutan dakwah menyiapkan penerus tali estafet dan penebar dakwah di bumi tercinta Indonesia. Maka dibentuklah panitia penyiapan pendirian perguruan tinggi. Ada 3 orang personel-pada awalnya- yang membidani penyiapan berdirinya PT ini. Ustadz Zahri yang biasanya disebut demikian yang mengomandani penyiapan pendirian PT ini. Saat itu akhir bulan November 2012 langkah persiapan dimulai.  Nama resmi yang  diajukan ke Dikti kala itu STKIP Al Hikmah. Sungguh langkah dari nol. Belum ada gambaran dan pengalaman mendirikan PT. Apa yang harus dilakukan juga masih gelap. Oleh karena itu, langkah pertama ya… mencari informasi kepada ahlinya. Salah satu yang dimintai pertimbangan bagaimana cara pendirian PT adalah salah satu assessor kolega Ketua Yayasan Al Hikmah di salah satu perguruan tinggi.


Mengawali langkah memang tidak mudah. Butuh keberanian dan siap mendapat kritikan, omelan dan dampratan. Hal ini sering menjadikan orang yang tidak memiliki daya juang kuat akan terjungkal.  Alhamdulillah Allah SWT senantiasa memberi kekuatan, kesabaran dan jalan keluar. Tenaga, pikiran, waktu, dan biaya menjadi harga yang harus dibayarkan untuk perjuangan dakwah ini. Mondar-mandir di Jakarta dan pulang-pergi Surabaya-Jakarta menjadi kegitan yang wajib dilakukan. Belum kontak via telepon hampir tiap hari 3 kali hingga 10 kali. Semuanya itu untuk mengetahui proses dan posisi status pengajuan di Dikti. Kitab-kitab-karena saking tebalnya-disusun untuk memenuhi kelengkapan standar pengajuan mulai proposal  sampai formulir 5. Dokumen yang dikirimkan meskipun sudah sampai di kantor Dikti belum tentu sudah sampai di ruang seksi yang mengurusi pengajuan, karena beda lantai. Dering telpon pun jarang diangkat karena begitu banyak dokumen dan perguruan tinggi yang mengajukan, baik perubahan nama, status, tambah prodi dan lainya. Bahkan saat presentasi di Jakarta para pengurus YLPI Al Hikmah seperti sidang  tesis. Benar-benar diteliti dan dipastikan dokumen keabsahan dan kesanggupan untuk mendirikan PT. Sehingga koreksi pasti berulangkali terjadi. Saat itulah para pengurus Al Hikmah merasakan lika-liku pendirian PT ini.

Belum lagi kegiatan evaluasi dan studi lapangan oleh assessor. Kegiatan evaluasi bisa memakan berjam-jam- waktu 15.00 hingga 24.30 baru selesai. Setelah diedit dokumen yang dikoreksi diajukan kembali ke Dikti untuk diperiksa untuk mendapat review. Setelah dinyatakan diterima sebagai PT penyelenggara pendidikan tinggi. Berikutnya menuju pengajuan prodi di PT ini. Evaluasi dan review pasti terjadi berulangkali.

Hingga akhirnya setelah menanti berbulan-bulan kepenatan penyiapan STKIP Al Hikmah terbayar sudah dengan terbitnya copy SK  Kemendikbud No.411/E/O/2013 dikirimkan ke YLPI Al Hikmah setahun kemudian. Alhamdulillah pantas kita semua bersyukur, karena kala itu sempat kami mendapat pesan bahwa mendirikan PT tidak mudah. Kata assessor yang kami temui
“Sampaikan salam…MIMPI kalau setahun selesai pendirian PT!”
Memang itu semua kuasa Allah, meskipun mission imposible but possible! Ya khan…!?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar