sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Rabu, 08 April 2015

Proposalku:

Surga dunia & akherat



Suatu hari, Al Khawarizmi(ilmuwan matematika penemu bilangan nol) ditanya tentang calon istri terbaik. Penemu bilangan nol ini kemudian menjawab dengan menggunakan rumusnya.

“Agama itu nilainya 1, sedangkan hal lain nilainya 0.
Jika wanita itu shalihah dan baik agamanya, maka nilainya 1
Jika dia cantik, tambahkan 0 di belakangnya. Jadi nilainya 10
Jika dia kaya, tambahkan 0 lagi dibelakangnya. Jadi nilainya 100
Jika dia keturunan orang baik-baik dan terhormat, tambahkan 0 lagi. Jadi nilainya 1000
Sebaliknya jika dia cantik, kaya dan nasabnya baik tetapi tidak punya agama, nilainya hanya 0.
Bera
papun 0 dihimpun, ia tetap 0”
Dikutip dari: https://www.muslimahzone.com

Diatas adalah makna lain dari hadis Rasulullah tentang mencari jodoh ada 4 kriteria. Bunyi hadisnya sbb:


Dari Abu Hurairah – rhadiyallahu anhu – dari Nabi Muhammad SAW, beliau berkata: 

“Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung, (jika tidak, semoga kau) menjadi miskin”.

Membangun surga dunia dan akherat dimulai resminya setelah ada ikatan perkawinan. Walaupun proses pemantasan diri dimulai sejak kanak-kanak, baligh hingga dewasa. Pemantasan diri menjadi usaha wajib karena Allah telah menggariskan pasangan sepadan antara keduanya, sebagaimana ayat berikut:

Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin”QS.an-Nur(24).3

Kriteria yang Allah dan Rasul perintahkan yang hukumnya wajib-bisa dikatakan demikian- ialah karena pertimbangan agama. Harta, kecantikan dan keturunan adalah sunah saja. Nilai agama pondasi membangun surga. Sehingga baik calon mempelai laki-laki maupun calon mempelai wanita harus memiliki agama yang benar. Yaitu ketaatan dalam beribadah dan berakhlak mulia menjadi hiasan kesehariannya. Ayat di atas menjadi panduan bagi laki-laki mukmin dan wanita mukminah.
+++

Agamalah yang mampu mendidik akhlak/karakter seseorang sebagai jalan keselamatan hidup. Seseorang muslim yang berakhlak baik jika orang lain selamat dan aman dari keburukan tangan dan mulutnya. Kemudian dari sisi akidah bukan tipe orang yang berkeyakinan dan berperilaku kesyirikan dan suka berzina.

Nasehat bagi pemuda/i


  1. Ayo dijaga! (Sisi fisik)

Seberapapun nilai kecantikan dan ketampanan yang dimiliki hendaklah dirawat agar menjadi muslim yang sehat dan bersih.
     2. Ayo diperjuangkan!(Sisi harta)


Uang(Harta) adalah segalanya pakai uang tapi uang bukanlah segala-galanya. Kalau sulit mencari sedikit yang halal, lha cari saja banyak yang halal. Mantab bro!

    3. Ayo dimulyakan!(Sisi keturunan)
Takdir yang tidak dapat dipilih-dari garis keturunan siapa- terlahir. Yang menjadi PR masing-masing kita bagaimana memulyakan keluarga dengan perilaku yang baik. Atau bertekad membangun garis keturunan baru yang lebih baik.

    4. Ayo diamalkan!(Sisi agama)
Apapun yang menjadikan diri mulia dihadapan Allah kelak haruslah diamalkan segera. Yaitu ibadah yang rajin dan akhlak mulia.

Nasehat bagi orangtua/calon
Ayo bangun keturuan kita menjadi calon-calon pasangan(suami-istri) idaman. Cantik-tampan, berharta, dari keluarga baik dan beragama baik pula. Sungguh surga dunia dan akherat.

Sabda Nabi : Ada 4 hal kebahagian yaitu :
  1. Istri yang baik (sholihah)
  2. Tempat tinggal yang luas
  3. Kendaraan yang cepat
  4. Tetangga yang baik
Sebaliknya ada 4 kesengsaraan sebagai lawan dari kebahagian:
  1. Istri yang buruk
  2. Tempat tinggal yang sempit
  3. Kendaraan yang buruk
Tetangga yang buruk (HR Hibban)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar