sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Rabu, 22 April 2015

Mental Block



Seorang pemuda lulusan sekolah menengah atas lagi galau. Untuk melanjutkan kuliah tiada biaya. Mau langsung kerja jatuhnya hanya kuli bangunan. Keras, berat dan menguras tenaga. Hari-harinya, banyak diisi dengan melamun dan menghitung usuk penyangga genting sebelum akhirnya tertidur. Orangtua sering menasehati untuk cari pengalaman. Kerja apa saja asal halal! Pengalaman? Untuk apa pengalaman?batinnya. Untungnya tidak kena pengaruh hal-hal yang negative seperti saat ini yang lagi marak.

Suatu hari ia merasa gerah juga sering diingatkan ortu. Muncul keinginan menjadi orang sukses. Bagaimana menjadi orang suskses? Itulah masalahnya… apa yang harus dilakukan. Kemudian ia mencoba mencari tahu pada orang yang dianggap pintar. Kebetulan orang yang akan dimintai nasehat sedang duduk menjaga ternak yang lagi makan rumput.


“Pak Tua, tahukah jalan menuju kesuksesan sejati?”tanya pemuda penasaran
“Sebelum aku jawab, untuk apa kamu pengin sukses?”balik Tanya Pak Tua
Ya…ingin hidup bahagia Pak Tua. Punya harta banyak, punya keluarga dan hidup tenang!”jelasnya
"Memangnya kamu bisa menjamin kalau punya itu semua jadi bahagia?"tanya Pak Tua lagi
“Jelas dong Pak Tua, semua keinginan kan keturutan!”tegas pemuda
“Cobalah saat ini kamu renungkan sukses seperti apa yang kamu inginkan dan apa yang akan kamu lakukan.”perintah Pak Tua.

Selanjutan pemuda berlalu dari hadapan Pak Tua yang sedang menghalau ternaknya. Membawa pulang menuju kandang karena waktu jelang maghrib.
  
Di sebuah tulisan disebutkan bahwa setiap manusia berhak untuk mencapai kesuksesan dalam hidupnya. Namun ada banyak hambatan pada setiap diri manusia untuk maju meraih kesuksesannya. hambatan terbesar adalah mental block.
Mental block ada dalam diri kita, mental block menghalangi kita untuk bergerak maju sehingga kita tidak bisa berpikir lebih baik. bayangkan ada sebuah tembok pemisah antara pikiran kita dengan tindakan yang akan kita lakukan. Contoh sederhana, Anda punya tugas membuat
proposal namun yang Anda lakukan adalah menonton film.
“creativity was locked”

Saat bertemu kembali dengan Pak Tua pemuda masih kelihatan galau. Tanpa memperdulikan perintah Pak Tua di pertemuan yang lalu ia minta penjelasan.
Jadi bagaimana jalannya saya bisa sukses Pak Tua?tanya pemuda tak sabar
Kamu belum menjelaskan padaku tugas yang lalu… terang Pak Tua ingat.
Lalu…

Begini saja kamu jalan terus melalui jalan di gang kecil itu…perintah Pak Tua
Selanjutnya pemuda menyusuri gang sempit yang ada di antara rumah-rumah perkampungan. Menjelang langkah yang ke-50 ia terhenti. Jalan buntu. Ada tembok setinggi 3 meter menghentikan langkah. Kebingungan tidak ada jalan keluar. Ia kembali lagi ke Pak Tua dengan langkah gontai.
Mental block akan menghalangi setiap langkah orang-orang yang ingin sukses. Sulit kiranya meraih sukses bila kemauan kurang keras, tiada motivasi, usaha tidak berlipat dan patah semangat.

+++

Ada nasehat dari Rasulullah berkaitan dengan keinginan yang mirip pemuda di atas. Ini merupakan penjelasan Ibnu Katsir dari tafsir surat az-Zumar(39).38
Selanjutya Allah SWT berfirman, "Katakanlah, 'Cukuplah Allah bagiku.'"
Yaitu, Allahlah yang akan memberikan kecukupan kepadaku. "Kepada-Nyalah
bertawakal orang-orang yang berserah diri." Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari
Ibnu Abbas r.a. secara marfu',
­ ­"Barangsiapa ingin menjadi manusia yang paling kuat maka bertawa-
kallah kepada Allah SWT nan, barangsiapa yang ingin menjadi manusia
yang paling kaya maka hendaklah apa yang berada dI tangan Allah SWT lebih
dia percayai daripada apa yang berada di dalam genggaman kedua tangan-
nya. Dan, barangsiapa yang ingin menjadi manusia yang paling terhormat
maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah SWT "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar