sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Jumat, 03 Juli 2015

Malas



Manusia punya sifat yang buruk(fujur). Dan sifat kebalikannya yaitu sifat baik(takwa). Malas adalah salah satu sifat buruk yang harus dijauhkan. Mengapa? Karena disebabkan salah dalam pola hidupnya. Orang yang malas karena memiliki pola hidup suka bersantai, pengangguran dan tidak suka bersusah-payah. Maka Rasulullah mengajari kita untuk selalu berdoa agar tidak terkena sifat malas. Doa yang diajarkan rasulullah adalah sebagai berikut:

 
                                     

                                                                                                                                                                                                                          
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan, kesedihan, kelemahan dan kemalasan.”
Kegundahan
Ketenangan dan ketentraman harapan semua orang. Hanya banyak manusia salah dalam menempatkannya. Mengapa? Sering kali manusia beranggapan bahwa ketenangan akan kesampaian bila memiliki harta yang banyak. Yang lain merasa kalau menjadi orang terkenal hidup menjadi tenang. Dan ada pula yang berpikir hidup bisa tenang jika menjadi pejabat. Kesemuanya itu bukan obat dari ketenangan hidup. Selama manusia beranggapan bahwa selain Allah(=makhluk) dapat menjadikan ketenangan hidup selama itu pula manusia tidak akan memperoleh ketenangan hidup. Yang paling tahu tentang manusia-diri kita ini- adalah hanya Allah. Maka resep mendapatkan ketenangan hidup menurut Allah adalah hidup bersama Allah. Jadi orang yang hidup tidak bersama Allah akan selalu didera kegundahan.
Kesedihan
Sifat ini juga akan mengikuti hidup manusia. Sedih akan berpasangan dengan senang. Demikian juga antara sukar berjodoh dengan mudah. Tatkala tertimpa kesedihan manusia harus mampu menjadikan sabar sebagai perisainya. Namun, yang perlu diingat adalah dibalik kesedian akan muncul kesenangan dan kebahagiaan. Asal iman kepada Allah kuat perasaan sedih masih dapat diatasi. Allah mengingatkan akan hal ini di dalam surat Ali ‘Imran ayat 139:
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.
Orang beriman adalah orang yang paling tinggi derajatnya. Karena Allah menjadi tempat untuk bermunajat segala apa yang dialami, termasuk kesedihan. Mereka percaya semua yang menimpanya dari Allah dan sesuatu yang baik baginya.  Prasangka yang positif bagi orang tertimpa ketidakberuntungan adalah Allah tidak akan memberikan keburukan bagi orang yang beriman, taat kepada-Nya. Justru dari sini Allah akan mengangkat derajatnya.
Kelemahan
Manusia adalah makhluk yang lemah. Namun kelemahan yang manusia punya tidak boleh menjadikan iman juga lemah. Kelemahan iman akan banyak berdampak dalam kehidupan. Artinya mereka sudah tidak lagi percaya bahwa Allah Maha Kuat. Akibat yang muncul adalah berputus asa. Orang yang berputus asa hanya cocok bagi orang yang tidak punya Tuhan! Bukankah Allah tepat berharap?
                         
dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.”QS.Alam Nasyah(94).8
Allah juga melanjutkan di surat Yusuf(12) ayat 87:
“…jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.”
Hidup adalah “berat”. Berat kalau tidak disandarkan kepada Allah-  Seberat apapun haruslah tetap dijalani, karena semua ini ibadah mengabdi kepada-Nya. Bagi yang merasa ringan ya tidak usah sok merasa… semua itu ujian. Dibawah ujian diataspun ujian juga.
Kemalasan
Banyak ayat yang menyandingkan antara iman dan beramal shaleh. Kalau dalam bahasa saya yakin dan dilakukan. That’s it! Bagaimana seorang mau bekerja dan berusaha kemudian mendapatkan kalau terhadap visinya saja tidak yakin?

Kita semua sama tahu bagaimana kerja kerasnya makhluk kecil yang bernama semut. Semua bekerja sesuai tugasnya masing-masing. Bagian pekerja yang mencari makan akan terus berjalan sampai mendapatkan makanan. Setelah mendapatkan makanan dibawa ke liang sarang yang dihuni koloni semut. Contoh lain adalah cicak yang tidak mampu terbang. Mangsanya nyamuk yang bisa terbang. Sebenarnya ini tidak mungkin atau bahasa lain sulit untuk didapatkan. Tapi kenyataannya bisa.
Dari kedua contoh binatang diatas kita bisa ambil pelajaran tentang kerja keras. Bagaimana jika kedua makhluk, semut dan cicak suka malas? Dapatkah makanan?
Malas menutup pintu rezeki. Pintu rezeki tertutup membuat kegelisahan, ketakutan dan kemarahan.  Kegelisahan dan yang lainnya mendorong stress dan depresi. Stres dan depresi menyebabkan sakit berkepanjangan. Dan akhirnya meninggal dalam kondisi mental yang tidak sehat. Maka agar meninggal dalam kondisi sehat mental jauhi sikap malas.
Sikap malas
Ubah
Produktif
Banyak tidur
menjadi
Sedikit tidur
Malas membaca
Gemar membaca
Lambat kerja
Cepat kerja
Suka santai-santai
Suka sungguh-sungguh
Suka mengeluh
Tahan uji
Hanya menerima saja
Suka memberi/manfaat
Condong pasif
Condong aktif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar