sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Minggu, 27 Desember 2015

Bagaimana Bisa Bahagia dan Optimis?(1)



Buku karya Bob Murray, Ph.D, dan Alicia Fortinberry menguraikan tentang penyebab depresi dan pesimis dengan judul “Creating Optimism”. Diantara penjelasannya adalah recent research has shown that the root causes of most people’s depression are childhood trauma and abuse and the real or perceived fear of abandonment.Memang bila telah terjadi demikian maka perlu bantuan untuk penyembuhannya. Menurut laporan WHO bahwa lebih dari 3 ratus juta orang di seluruh dunia mengalami depresi. Kasus seperti ini banyak terjadi di negara-negara  berkembang.Selanjutnya Bob Murray menyebutkan ada 8 prinsip utama dari bahagia:
The Eight Fundamentals of Happiness
1. Connection to others
2. Autonomy
3. Self-esteem
4. Competence
5. Purpose
6. Connection to your body
7. Connection to nature
8. Spirituality
Dalam pendekatan agama islam khususnya ada juga pembahasan berkaitan dengan urusan tentang bahagia dan optimis. Untuk itu, tulisan ini juga akan saling melengkapi dan mendekatkan persoalan yang dihadapi tiap orang-bahagia-dari kaca mata agama.


Connection to others
As a human being, you are a relationship-forming creature. Relationships are at the very heart of your being.Memang secara sunatullah manusia tidak bisa lepas dari orang lain. Mereka adalah makhluk sosial.Antara satu dengan yang lainya saling berhubungan dan saling membutuhkan. Orang yang hubungan sosialnya baik akan terbangun “sistem imun”( immune system).
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya  Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.QS.an-Nisa’(4).1
Agar manusia mendapatkan kebahagiaan maka harus menjaga hubungan silaturahim, baik dengan keluarga maupun orang lain.

Autonomy
Murray menjelaskan bahwa Autonomy is a feeling of independence and a sense of being in control of your relationships and destiny.Manusia akan merasa senang dan bahagia apabila mendapat kemerdekaan atau kebebasan dalam melakukan aktivitas yang sesuai harapan. Dapat dibandingkan dengan salah satu terapi di negara Jepang terhadap orang yang secara manajemen dinilai tidak baik dan tidak produktif ialah dengan diangkat jabatannya tanpa anak buah dan tanpa wewenang. Apakah terasa nyaman? Otoritas menjadi penting dimiliki oleh siapa saja agar mampu berbuat.
Namun, agama menuntun terhadap otoritas manusia dalam melakukan segala hal tidak dibiarkan bebas tanpa kendali.Nilai-nilai agama memberi rambu-rambu kepada manusia agar mereka tidak mendapatkan kehancuran dan kesengsaraan.Diantara rambu-rambu itu adalah:

  1. Tidak merusak
  2. Memberi manfaat
  3. Adil dan tidak mendlolimi
  4. Berlaku jujur
  5. Tidak melanggar aturan Allah dan Nabi-Nya

Manusia yang memiliki otoritas dengan dibimbing agama maka, akan mendapatkan The real happiness.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar