sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Rabu, 22 Oktober 2014

Budaya Organisasi(1)








1.       Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman  2. (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya QS.al-Mukminun(23).1-2


Bagi orang-orang yang beriman ayat diatas sudah cukup jelas. Yaitu siapa yang ingin beruntung sholatnya harus khusyu’.  Upaya yang orang beriman agar khusyu' diingatkan Nabi Saw.dengan tenang ketika menuju tempat sholat(=tidak lari), niat  karena Allah dan tuma’ninah gerakan sholatnya.

Petunjuk Nabi untuk meraih keberuntungan(baca:sukses) sbb:

Rasulullah SAW memerintahkan  supaya melakukan tuma’ninah  sebagaimana  sabda  beliau SAW: “Tidak  sempurna  shalat salah   seorang diantara kalian, kecuali dengan tuma’ninah.  Dalam  riwayat  lain  beliau  bersabda  : “Seburuk-buruk pencurian yang dilakukan manusia adalah  orang yang mencuri shalatnya. ” Qatadah  berkata:  “Ya Rasulullah,  bagaimana  seseorang  tersebut  di katakan mencuri shalatnya? Beliau bersabda: “Ia tidak  menyempurnakan ruku’ dan sujudnya.” (HR. Ahmad dan al-Hakim 1/229

Rasulullah SAW   bersabda:  “Apabila  engkau  shalat  maka shalatlah seperti orang yang hendak berpisah (mati)”. (HR. Ahmad V/412)  Allah berfirman : “Ini adalah sebuah kitab yang  kami turunkan kepadamu penuh berkah, supaya mereka  memperhatikan  ayat-ayatnya  dan supaya  mendapat  pelajaran  orang-orang  yang mempunyai fikiran”. (QS. Shaad: 29) 

Bercermin dari ayat al-Mukminun diatas dapat diambil pemahaman untuk konteks budaya organisasi. Masing-masing perusahaan atau organisasi jika ingin sukses haruslah memiliki budaya organisasi. Dalam buku Prof.Dr.Wibowo,S.E.M.Phil. yang berjudul “Budaya organisasi” menyebutkan bahwa penerapan budaya organisasi memberi kontribusi besar terhadap kesuksesan perusahaan. Peningkatan pendapatan rata-rata 682% bagi perusahaan yang sungguh-sungguh menerapkannya, sedangkan yang kurang hanya meningkat 166% saja. Hasil penelitian dalam kurun waktu 11 tahun oleh John P.Kotter dan James L Heskett, 1992:11.

Pengertian: Budaya Organisasi
Ada berbagai pendapat tentang pengertian budaya organisasi diantaranya:
Geert Hofstede
Budaya terdiri dari mental program bersama yang mensyaratkan respons individual pada lingkungannya.
Jeff Cartwright
Penentu yang kuat dari keyakinan, sikap dan perilaku orang dan pengaruhnya dapat diukur melalui bagaimana orang termotivasi untuk merespons pada lingkungan budaya mereka.
Robert P.Vecchio
Sebagai nilai-nilai dan norma-norma bersama yang terdapat dalam suatu organisasi dan mengajarkan pada pekerja yang datang.
Stephen P. Robbins
Sebuah persepsi umum yang dipegang oleh anggota organisasi, suatu sistem tentang keberartian bersama.

Pengertian budaya organisasi dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi adalah filosofi dasar organisasi yang memuat keyakinan, norma-norma, dan nilai-nilai bersama yang menjadi karakteristik inti tentang bagaimana cara melakukan sesuatu dalam organisasi.


Tipe Budaya






Budaya organisasi menurut P.Robbins(2003:525) mengemukakan ada 7 karakteristiknya. Melalui karakteristik dibawah dapat dipakai melihat ke dalam apakah organisasi atau perusahaan sudah mengimplementasikan atau belum?

  1. Innovation and risk taking(inovasi dan pengambilan risiko)
  2. Attention to detail(perhatian pada hal detail)
  3. Outcome orientation(orientasi pada manfaat)
  4. People orientation(orientasi pada orang)
  5. Team orientation(orientasi pada tim)
  6. Aggressiveness(agresivitas)
  7. Stability(stabilitas)
Salah satu indikator dari para ahli diatas dapat menjadi petunjuk dalam penerapan budaya organisasi di tempat kita masing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar