sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Minggu, 05 Agustus 2012

Nikmat Sehat


 
“Segar… dan terasa ringan badanku.”kataku lirih.
Sungguh nikmat yang tiada tara, bangun tidur rasa capek, pusing, dan lemah di badan hilang!”batinku. 

Aku pun berdo’a:
 اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur
Artinya :
Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit
Nikmat Allah berupa sehat seperti ini patut disyukuri, agar Allah pun menambah nikmatnya buat kita. 

Firman Allah Ta ala, “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan;

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (Surah Ibrahim [14]:7).

Sehat (health) menurut WHO adalah:

"a state of complete physical, mental and social well-being and not merely the absence of disease or infirmity."

Jadi ada 3 unsur sehat menurut WHO, yaitu fisik, mental dan sosial.
Sedangkan menurut UU Kesehatan No. 36 tahun 2009, 2009: 4 adalah:

“kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun social yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara social dan ekonomi” ( dikutip dari UU Kesehatan No. 36 tahun 2009, 2009: 4).

Fatmah Afrianty Gobel menjelaskan bahwa dalam kamus bahasa arab sehat diartikan sebagai keadaan baik bagi segenap anggota badan dan afiat diartikan sebagai perlindungan Allah SWT untuk hamba-Nya dari segala macam bencana dan tipudaya. Perlindungan Allah itu sudah barang tentu tidak dapat diperoleh secara sempurna kecuali bagi orang-orang yang mematuhi petunjuk-Nya. (www.kompasiana.com/yantigobel)

Dengan definisi seperti di atas tentang kesehatan, fisik, mental, spiritual maupun sosial. Maka kita perlu berusaha untuk menjaga dan meraihnya. Apabila seseorang diberikan anugerah Allah kesehatan sempurna. Sungguh nikmat yang tiada tara. Oleh karena itu, banyak-banyak bersyukurlah dan beramal sholehlah. Dan sebaliknya apabila tidak demikian, maka tetap bersabar semoga Allah menggugurkan dosa-dosa kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar