sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Sabtu, 14 Juli 2012

Menjemput Peluang

Seseorang sukses menjadi apa yang diimpi-impikan tidak lepas dari Peluang. Nasehat teman katanya peluang tidak datang dua kali. Ach, masak? Bisa ya atau bisa juga tidak. Peluang yang sangat dipengaruhi oleh suatu moment bisa jadi cuma sekali.


Mengingat sebuah cerita dari sebuah buku tentang kisah seorang penari balet. Sejak kecil anak ini memiliki kemampuan kuat menjadi penari balet terkenal. Ia berlatih dengan giat agar cita-citanya itu terkabul. Untuk meraihnya ia berusaha bertemu dengan Sang Idola terkenal. Ia benar-benar ingin mendemokan kemampuan balet dihadapannya suatu saat, bila ada kesempatan.


Ternyata kesempatan itu datang. Sang Idola datang ke kota penari ini dalam sebuah acara. Ia menyeruak dikerumunan orang-orang yang nonton pertunjukan. Hanya untuk membuat janji pada Sang idola. Terjadilah, apa yang harus terjadi! Si Penari diberi kesempatan untuk menari dihadapannya. Penari diberi waktu hanya 5 menit oleh Sang Idola untuk mempertunjukkan kebolehannya. Waktu baru berjalan 2-3 menit, Sang Idola meninggalkan dengan terburu-buru. Si Penari melihat dirinya ditinggalkan begitu saja, ia marah. Marah sekali! Lalu pergi dengan perasaan kecewa. Kejadian itu terbawa hingga Si Penari usia tua. Ia berjanji akan mengumpat dan memarahi bila bertemu lagi. Benar. Pertemuan kedua kalinya terjadi. Benar saja Si Penari memarahi Sang Idola habis-habisan, karena telah mengubur cita-cita sejak kecil. Kemudian, barulah Sang Idola berkata bahwa ia buru-buru pergi untuk mengambil kartu nama. Untuk diberikannya. Kesempatan untuk diorbitkan ke tingkat yang lebih tinggi. Namun saat mau diberikan Si Penari sudah terlanjur pergi. Akhirnya tinggal penyesalan di usia tuanya.

Ada pula peluang yang dapat kita buat. Tentu kita harus mampu mengkondisikan keadaan. Saat muncul baru kita segera ambil. Cara ini memerlukan jam terbang tinggi untuk bisa sukses. Hanya orang-orang yang ulet dan tangguh saja yang bisa jadi pemenang. Butuh pengorbanan bukan hanya otot tapi juga pikiran. Yaitu kreatif dan inovatif.
Contoh-contoh Peluang kerja:
Jualan Bakso : bakso granat, bakso kepala sapi, bakso bakar, dsb.
Jasa : antar jemput photo copy, antar jemput cuci sepeda motor, les online dll.
Atau lihat bisnis online di blog ini.
Selamat mencari dan membuat peluang! Anda kan jadi Pemenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar