Adalah
hidup manusia ingin selalu diliputi rasa terpenuhi segala keinginannya. Baik
yang lahir maupun batin. Pemenuhan keinginan manusia tersebut bisa melalui
jalan yang lurus tapi berat tantangannya. Atau melalui jalan pintas cepat dapat
meskipun melanggar norma agama atau hukum Negara.
Seringkali keinginan yang begitu banyak dari manusia maunya tersalurkan
semua tanpa peduli apakah itu baik ataupun buruk. Bila keinginan manusia didasarkan
hawa nafsu maka seringkali cenderung pada hal-hal yang negative. Dua contoh kasus
atau peristiwa berikut dapat menjadi renungan dan pelajaran tentang manusia
Indonesia Apakah sudah tidak percaya pada Ketuhanan Yang Maha Esa?
sepirite...
Minggu, 28 Februari 2016
Senin, 22 Februari 2016
Pengajaran Remedial(2)
Pada tulisan sebelumnya sudah diuraikan secara singkat tentang pengajaran remedial, yang meliputi arti
pengajaran remedial, pentingnya pengajaran remedial dan tujuan pengajaran remedial. Di tulisan ini akan
dilanjutkan dengan topic fungsi pengajaran remedial, organisasi pengajaran
remedial, langkah-langkah umum pengajaran remedial dan metode pengajaran
remedial. Prof.
Drs. H. Rosjidan, M.A pernah membahas pengajaran remedial ini dalam sebuah
pelatihan di SD Al Hikmah Surabaya.
1.Fungsi Pengajaran Remedial
Ada 6 fungsi pengajaran remedial yang perlu diketahui dan
dipahami oleh guru, yaitu:
Minggu, 31 Januari 2016
Pengajaran Remedial
Bagi guru pengajaran remedial sudah tentu tidak asing karena
menjadi bagian tugasnya. Di setiap mata pelajaran atau dalam satu rombongan
kelas sudah dipastikan ada kelompok yang di bawah rata-rata Standar Kompetensi
Minimal(SKM). Anak-anak yang mengalami kesulitan belajar tersebut membutuhkan
program remedial. Harapan dari program ini adalah agar anak-anak berhasil
sesuai penguasaan kemampuan yang telah ditetapkan. Biasanya bila tidak segera
diselesaikan akan mengalami kesulitan secara beruntun seperti bottle neck.
Moralitas
Minggu, 24 Januari 2016
Pandangan Hidup
“Bagaimana kita memandang hidup ini sama pula dengan
bagaimana kita bertindak dalam hidup ini”
Heri
miarto
Ini merupakan tulisan yang terambil dari tulisan saya tentang pelajaran hidup.
Adalah bercermin pada kejadian-kejadian dalam
kehidupan masyarakat kita. Dengan bercermin
padanya semoga mendapat manfaat yang besar bagi kehidupan ini. Kejadian
pertama, orangtua yang rela hartanya habis untuk membiayai sekolah anaknya
hingga perguruan tinggi sementara dirinya sendiri SD pun tidak tamat. Dia,
orangtua hanya berharap masa depan anaknya lebih baik dibandingkan dirinya.
Kedua, seorang bapak yang rela membersihkan dan menanami tanaman dibantaran
sungai tanpa gaji bahkan harus keluar uang dari kantung sakunya. Dia berharap
agar lingkungan tidak rusak dan banjir. Ketiga, ada pula orang dan sekelompok
orang yang dengan gencar tanpa takut aparat dan hukuman penjararela berpetak
umpet mengedarkan”barang haram” narkoba dikalangan pelajar dan anak-anak.
Akibat dari perbuatan mereka masa depan anak-anak menjadi suram. Dan terakhir,
perkelahian antar pelajar dan mahasiswa yang
masih sering muncul meskipun persoalan sepele, seperti rebutan pacar,
senggolan, saling ejek dan lainnya. Ini juga terjadi pada dewan yang katanya
terhormat “DPR” berkelahi dan bertengkar karena kepentingannya tidak terpenuhi.
Selasa, 12 Januari 2016
Aturan Allah vs Kepuasan Nafsu Manusia
Rasulullah SAW sebagai panutan
kaum beriman. Segala ucapan, perbuatan, sikap dan perintahnya menjadi rujukan
untuk diamalkan.QS.3.31&32. Sehingga perbuatan yang diperintah Allah dan
mencontoh Rasulullah akan digolongkan ibadah.
Dan sebaliknya perbuatan yang melanggar perintah Allah dan bertentangan contoh
Rasulullah akan sia-sia dan berdosa. Ada cerita teman yang menyebutkan akan “kekurangan”
Rasulullah yang berkaitan dengan menikahi anak usia “dibawah umur”. Nabi yang
paedofilia koq menjadi contoh umat! Bagaimana?Mungkin bagi orang-orang yang setengah
beriman, tidak beriman dan atau membeci Islam hal itu biasa saja…, ya silakan
saja! Karena ucapan seperti itu hanya keluar dari mulut orang-orang yang tidak
beriman alias kafir.
Sabtu, 02 Januari 2016
Guru Hebat(11)
Kiat Menjadi Pribadi yang Unggul (3 habis)
Guru adalah seorang yang memiliki
pribadi yang unggul. Sebagaimana materi Mahasiswa STKIP Al Hikmah, Minggu, 27
Desember 2015 berikut bagaimana kiat menjadi pribadi unggul selanjutnya adalah:
Jurus 3
Ulet
Saya yakin bahwa masing-masing
dari kita berkeinginan apa yang diimpikan dapat terkabul. Pertanyaan berikutnya
adalah apakah sesuatu yang diimpikan datang dengan sendirinya? Tentu tidak!
Lalu bagaimana caranya agar yang diimpikan itu dapat terwujud?
Langganan:
Postingan (Atom)

