sepirite...
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 31 Januari 2016
Moralitas
Minggu, 27 Desember 2015
Bagaimana Bisa Bahagia dan Optimis?(4 habis)
Beberapa
prinsip yang telah diuraikan diatas merupakan langkah menuju hidup bahagia dan
optimis. Dan kebahagiaan yang sebenarnya adalah disisi-Nya, surga yang
disediakan bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh.
Prinsip
kebahagiaan berikutnya adalah:
Connection
to nature
Dalam
bukunya Murray & Alicia menyatakan bahwa:
Nature
isn’t just about trees, the oceans, or endangered species. One aspect of nature
is as close as our living room or the nearest park.
Bagaimana Bisa Bahagia dan Optimis?(3)
Perasaan bahagia adalah harapan semua orang.
Prinsip-prinsip kebahagiaan dan optimis yang diuraikan Murray dan Alicia
selanjutnya adalah:
Purpose
It’s very dispiriting to ask “why am I here?”
and find you have no answer. Sebenarnya pertanyaan yang diungkapkan Murray
& Alicia tersebut sangatlah mendasar. Karena menyangkut keberadaan manusia di dunia ini
sebenarnya untuk apa? Disinilah banyak manusia yang salah beranggapan terhadap
tujuan hidup di dunia ini. Kesalahan dalam persepsi mendorong pada orientasi
hidup yang salah pula. Karena orientasi yang salah menjadikan aktivitas yang melalaikan
dari tujuan sebenarnya. Akhirnya kebahagia hidup juga semakin jauh darinya.
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”QS.51.56
Ayat diatas mengingatkan manusia akan tugas
sebenarnya HANYA beribadah kepada-Nya! Inilah tujuan hidup yang manusia harus
tahu. Aktifitas manusia yang diniatkan dan dilakukan karena Allah akan dinilai
sebagai beribadah. Pasti kebahagiaan akan didapat baik di dunia maupun
diakherat kelak.
Bagaimana Bisa Bahagia dan Optimis?(2)
Selanjutnya
prinsip membangun kebahagiaan dan optimis dalam buku Murray menyebutkan
tentang:
Self-esteem
Self-esteem
is a function of your perception of how other people view you. It will rise
when you’re praised, treated as important, or given appropriate attention.Kepercayaan
diri akan tumbuh seiring lingkungan menerimanya. Real self-esteem comes from
the support, praise, and encouragement you get from
people around you.
Membangun
kepercayaan diri ya tentu dimulai dari diri sendiri. Bagaimana berpikir,
berkata dan bertindak agar lingkungan juga menerima dengan baik.Beberapa
prinsip yang dapat membangun kepercayaan diri(self-esteem) adalah:
Semua
manusia tercipta dari sisi-Nya sama derajatnya.
Latar
belakang dan kondisi tubuh manusia bukan wewenang untuk ditolak tapi disyukuri.
Manusia
mempunyai kesempatan yang sama menjadi lebih baik.
Saling
menghargai dan menghormati wujud kearifan pribadi.
Bertekad
menjadi sebaik-baik diri dihadapan manusia dan Allah SWT.
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki
dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku
supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa
diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Mengenal. QS.49.13
Competence
A sense
of competence is part of your self-esteem and relates to how well you feel
you
function. Also means ability, being competent and
legal capacity menurut Oxford dictionary. Jadi kemampuan diri untuk tampil
lebih baik merupakan prinsip dasar bahagia dan optimis. Bukan sebaliknya yang
menganggap diri sendiri selalu salah, banyak kekurangan dan tidak mampu hanya
menghasilkan kesusahan dan pesimis dalam hidup.
Manusia
telah dikaruniai oleh Allah berbagai kemampuan hendaklah disyukuri dan
kembangkan untuk kemanfaatan dan kebahagiaan untuk semua.
Sabda Nabi:
“Sebaik-baik
manusia diantara kamu yang bermanfaat bagi yang lain.”
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang
sebaik-baiknya”.QS.95.4
Bagaimana Bisa Bahagia dan Optimis?(1)
Buku karya
Bob Murray, Ph.D, dan Alicia Fortinberry menguraikan tentang penyebab depresi
dan pesimis dengan judul “Creating Optimism”. Diantara penjelasannya adalah recent research has shown that the root causes of most
people’s depression are childhood trauma and abuse and the real or perceived
fear of abandonment.Memang
bila telah terjadi demikian maka perlu bantuan untuk penyembuhannya. Menurut
laporan WHO bahwa lebih dari 3 ratus juta orang di seluruh dunia mengalami
depresi. Kasus seperti ini banyak terjadi di negara-negara berkembang.Selanjutnya Bob Murray menyebutkan
ada 8 prinsip utama dari bahagia:
The
Eight Fundamentals of Happiness
2.
Autonomy
3.
Self-esteem
4.
Competence
5.
Purpose
6.
Connection to your body
7.
Connection to nature
8. Spirituality
Dalam
pendekatan agama islam khususnya ada juga pembahasan berkaitan dengan urusan
tentang bahagia dan optimis. Untuk itu, tulisan ini juga akan saling melengkapi
dan mendekatkan persoalan yang dihadapi tiap orang-bahagia-dari kaca mata
agama.
Langganan:
Komentar (Atom)