sepirite...

Membaca membuka cakrawala berpikir,menulis pengikat ilmu dan warisan kan dikenang

Selasa, 30 Desember 2014

Character Matters!(Habis)



Kerendahan hati
Kata rendah hati mengandung maksud tidak sombong atau tawadhu’. Dalam bahasa lain adalah orang yang menyadari bahwa dirinya tidak memiliki nilai lebih dibandingkan hamba Allah yang lainnya, karena semua kenikmatan yang didapat bersumber dari Allah SWT. Maka, ia akan menjaga hati dan niat dalam beramal shaleh kecuali hanya pada Allah semata.

Kerendahan hati dalam agama biasa menggunakan istilah tawadhu yang berarti bersikap tenang, sederhana dan sungguh-sungguh menjauhi perbuatan takabbur (sombong), ataupun sum’ah ingin diketahui orang lain amal kebaikan kita.

Perhatikan sabda Nabi SAW berikut ini : 
Rasulullah SAW bersabda: yang artinya “Tiada berkurang harta karena sedekah, dan Allah tiada menambah pada seseorang yang memaafkan melainkan kemuliaan. Dan tiada seseorang yang bertawadhu’ kepada Allah, melainkan dimuliakan (mendapat ‘izzah) oleh Allah. (HR. Muslim).

Senin, 29 Desember 2014

Character Matters! (lanjutan-4)



Syukur

Arti bersyukur adalah
Ibnu `Abbas menceritakan, Rasulullah bersabda,
"Orang pertama yang akan dipanggil untuk masuk surga adalah orang-orang yang senantiasa memanjatkan puji syukur kepada Allah,yaitu orang- orang yang senantiasa memuji Allah dalam keadaan lapang dan dalam keadaan  sempit"
(Tanbihul Ghafilin 197)

Allah swt berfirman dalam Al Qur'an surat Ibrahim ayat 7 yang artinya:
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Aku akan menambah nikmat-Ku kepadamu dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, sesungguhnya azab- Ku sangat pedih."

Character Matters(lanjutan-3)



Integritas
Kata ini berasal dari kata sifat Latin integer bermakna utuh atau lengkap. Yang mengandung maksud  adalah rasa suasana kebatinan dan keutuhan yang berasal dari kualitas seperti kejujuran dan konsistensi karakter. Maksud yang lain menjelaskan bahwa suatu konsep yang menunjukan konsistensi  antara tindakan dengan nilai dan prinsip. Atau arti lain sebagai kejujuran dan kebenaran dari tindakan seseorang.

KBBI. in·teg·ri·tas n mutu, sifat, atau keadaan yg menunjukkan kesatuan yg utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yg memancarkan kewibawaan; kejujuran;
-- nasional wujud keutuhan prinsip moral dan etika bangsa dl kehidupan bernegara

Be faster (habis)



Do’a Orangtua

Keberadaan kita di dunia ini berawal dari pertemuan kedua orangtua sebagai pasangan suami istri. Maka, sebagai anak shaleh sudah sepantasnya memperlakukan mereka berdua dengan penuh ketaatan-asal tidak bertentangan dengan ayat-ayatnya-Nya” dan penghormatan. Ketaatan dan penghormatan(=berbuat baik) merupakan perintah Allah SWT. Bila dari kita tidak menunaikan maka kita mendapat dosa besar.

Sabtu, 27 Desember 2014

Be faster, a boy! (lanjutan-4)



Sedekah
Langkah untuk mempercepat berikutnya setelah sholat awal waktu adalah sedekah. Apa itu sedekah? Berikut penjelasan singkatnya:
Pengertian tentang sedekah (Bahasa Arab:صدقة; transliterasi: sadakah) adalah pemberian seorang Muslim kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah lebih luas dari sekedar zakat maupun infak. Karena sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta. Namun sedekah mencakup segala amal atau perbuatan baik. Dalam sebuah hadis digambarkan, “Memberikan senyuman kepada saudaramu adalah sedekah.” http://id.wikipedia.org

Walikota yang bervisi



Indonesia yang dianugerahi potensi yang luar biasa oleh Allah SWT seharusnya menjadikan bangsa ini bersyukur. Tanda bersyukur adalah memanfaatkan potensi optimal untuk segenap rakyat Indonesia. Visi yang tertanam semestinya seperti itu. Namun, pada prakteknya masih jauh dari harapan. Yaitu kekayaan yang ada di Indonesia-“rakyat pemiliknya”- banyak dikuras dan disimpan hanya pada individu dan kelompok orang saja. Banyak yang mencari keuntungan pribadi bukan Indonesia! Sehingga tidak banyak muncul pemimpin yang benar-benar berjuang untuk kemajuan Indonesia sebagai mana yang dicita-citakan para Pahlawan.

Character Matters (lanjutan-2)



Sikap positif

Di tulisan yang terdahulu Cognitive Behavioural Theraphy (CBT) sudah dibahas tentang membiasakan diri untuk berpikiran positif.  Pikiran dan diri yang sehat saat tidak diracuni dengan muatan negatif pada tubuh. Muatan negative dapat berupa informasi yang merusak seperti kekerasan, pornografi, pembunuhan, dan virus lainya. Contoh perilaku yang tidak mendidik dapat juga menjadi dan membangun persepsi menyimpang.

Sebuah kejadian yang bisa saja terjadi pada Anda, adalah membuat janji. Sebut saja Pak S membuat janji dengan seorang desainer baliho bernama Pak P. Janji disepakati dengan hari dan jam pertemuan, termasuk tempatnya. Tibalah hari dan jam yang sudah disepakati mereka berdua. Namun, dari 5 menit, 10 menit hingga 30 menit belum datang juga. Sementara Pak S sejam berikutnya punya urusan penting yang tidak dapat ditinggalkan. Bagaimana sikap Anda?